Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Menteri PKP Siapkan Skema Rumah Susun Subsidi Bersama Danantara

Jakarta: Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait menyiapkan skema pembangunan rumah susun (rusun) subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di kawasan perkotaan melalui kolaborasi dengan pihak swasta, termasuk Danantara.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait

Menteri yang akrab disapa Ara itu menyampaikan, skema tersebut sedang dimatangkan bersama sejumlah pihak guna mempercepat penyediaan hunian layak dan terjangkau di tengah keterbatasan lahan di kota-kota besar.

"Kami akan segera persiapkan. Saya akan bertemu dengan Pak Rosan untuk mempersiapkan skema-skemanya dengan Danantara. Mohon doanya, mudah-mudahan sebentar lagi ada kabar baik," ujar Ara dalam keterangan tertulis,, Sabtu, 7 Februari 2026.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pembangunan rusun subsidi di kawasan perkotaan menjadi salah satu fokus utama Kementerian PKP pada tahun 2026. 

Program ini ditujukan untuk menjangkau masyarakat kecil, termasuk para pekerja sektor informal, agar dapat memiliki hunian layak dengan harga yang terjangkau dan berada di lokasi strategis.

Menurut Ara, kerja sama dengan sektor swasta menjadi kunci untuk mempercepat realisasi program tersebut. Melalui skema kolaboratif, pemerintah berharap pembangunan rusun subsidi bisa berjalan lebih cepat, efisien, dan berkelanjutan.

"Presiden Prabowo selalu menekankan agar seluruh program pemerintah benar-benar berdampak bagi rakyat kecil. Karena itu, setiap program perumahan, termasuk rumah susun subsidi ini, harus bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tegasnya.

Kemudian ia menambahkan, pemerintah menargetkan proyek percontohan rusun subsidi di beberapa kota besar dapat segera dimulai dalam waktu dekat. Kehadiran rusun subsidi ini diharapkan dapat menjadi solusi atas persoalan keterbatasan lahan dan tingginya harga rumah di kawasan perkotaan.

Program rusun subsidi tersebut juga akan melengkapi berbagai inisiatif perumahan rakyat yang telah berjalan, seperti pembangunan rumah subsidi tapak dan bantuan rumah swadaya, sehingga semakin banyak MBR yang memiliki akses terhadap hunian layak dan terjangkau.(*)