Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Ini Tiga Lukisan Paling Ikonik di Dunia

Jakarta - Lukisan-lukisan ikonik di dunia masih menarik perhatian publik hingga kini, meski sebagian telah berusia lebih dari seabad. Ketenarannya muncul dari gabungan teknik melukis, nilai sejarah, serta cerita menarik di balik pembuatannya.

Lukisan Mona Lisa, karya seni paling terkenal di dunia (Foto: Louvre Museum)
Lukisan Mona Lisa, karya seni paling terkenal di dunia (Foto: Louvre Museum)

Lukisan merupakan salah satu karya seni rupa yang dibuat pada media seperti kanvas, kertas, maupun dinding. Seiring dengan pergantian zaman, beberapa lukisan berhasil melampaui batas waktu dan terkenal sebagai lukisan legendaris dunia.

Setiap karya seni memiliki keistimewaan tersendiri yang membuatnya dikenang sepanjang masa. Berikut beberapa lukisan yang sukses mencatatkan namanya dalam sejarah kesenian dunia, dilansir dari Artistro.

Mona Lisa adalah karya Leonardo da Vinci paling terkenal yang dibuat dari tahun 1503 dan berlanjut hingga 1506. Karya ini memperlihatkan seorang perempuan yang tengah duduk dan menyilangkan tangannya sembari tersenyum tipis.

Lukisan ini terkenal karena senyum misterius sang model dan penggunaan teknik sfumato yang membuat gradasi warnanya tampak halus. Karya tersebut kini dipamerkan di Museum Louvre, Paris.

The Starry Night

Lukisan karya Vincent van Gogh merupakan salah satu mahakarya terbaik di dunia yang dibuat pada tahun 1889. Lukisan cat minyak ini menggambarkan langit malam dengan pusaran bintang yang menjadi ciri khas gaya Van Gogh.

Lukisan tersebut dibuat saat Van Gogh menjalani perawatan di rumah sakit jiwa Saint-Paul-de-Mausole. Ia terinspirasi dari pemandangan di sekitarnya yang dipadukan dengan imajinasinya.

Lukisan ini dibuat pada 1665 oleh seniman Belanda bernama Johannes Vermeer. Lukisan ini menampilkan seorang perempuan yang memakai turban berwarna emas dan biru dan anting mutiara berukuran besar.

Karya ini termasuk jenis tronie, yaitu lukisan yang menampilkan karakter atau ekspresi wajah, bukan potret tokoh tertentu. Lukisan tersebut kini menjadi koleksi Museum Mauritshuis di Den Haag, Belanda.

Hingga kini, ketiga lukisan tersebut tetap menjadi ikon seni dunia dan menarik perhatian jutaan pengunjung museum setiap tahun. Popularitasnya menunjukkan bahwa karya seni mampu melampaui ruang dan waktu. (*))