Ribuan Hektar Sawah di Subang Kekeringan, 144 Desa Terdampak
Subang :; BPBD Kabupaten Subang mencatat bencana kekeringan lahan pertanian meluas selama periode Januari-September 2026. Kekeringan tersebut, mengancam produktivitas pertanian di Kabupaten Subang.
"Kekeringan lahan pertanian menjadi perhatian kami, karena dampaknya sangat luas bagi petani," tegas Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Subang Enda, di Subang, Jumat 25 September 2026.
Sebanyak 27 kecamatan, terdampak kekeringan lahan pertanian di Kabupaten Subang. Sebanyak 144 desa, tercatat mengalami dampak kekeringan tersebut.
"Kekeringan lahan pertanian, berdampak di 27 kecamatan dan 144 desa di Kabupaten Subang," terangnya.
Total luas sawah yang terdampak kekeringan mencapai 9.351 hektar hingga September 2026. Ribuan hektar sawah tersebut, mengalami kekurangan air dan terancam gagal panen.
"Total 9.351 hektar sawah terdampak kekeringan selama periode Januari hingga September 2026," tutur Enda.
Dampak kekeringan menyebabkan gagal panen, dan menurunnya produktivitas pertanian. Kondisi ini juga, berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi, dan terganggunya aktivitas masyarakat.
"Dampaknya adalah, gagal panen dan menurunnya produktivitas pertanian, serta kerugian ekonomi bagi petani," imbuhnya.
BPBD mengajak warga, untuk hemat air dan menggunakan air seperlunya. Upaya antisipasi terus dilakukan bersama perangkat desa dan dinas terkait, untuk menjaga ketersediaan air.
"Kami mengajak masyarakat hemat air, gunakan seperlunya dan bersama-sama menjaga lingkungan sejak dini," tandas Enda.(*)
