Water Cannon Turun ke Sawah, Polri Bantu Selamatkan 1.300 Hektare Lahan di Sidrap
Sidarap : Polres Sidrap bersama Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan mengerahkan kendaraan Armoured Water Cannon (AWC) untuk membantu menyuplai air ke lahan pertanian warga yang terdampak kekeringan di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).
Kekeringan akibat kemarau panjang yang berlangsung sekitar satu setengah bulan mengancam sekitar 1.300 hektare lahan persawahan di Desa Kanie, Kecamatan Maritengngae. Kondisi saluran irigasi yang mengering serta sumur bor warga yang tidak lagi mampu menyuplai air membuat tanaman padi terancam gagal panen, sementara masa panen diperkirakan masih sekitar satu bulan lagi.
Kapolres Sidrap AKBP Indra Waspada Yuda bersama personel Brimob turun langsung membantu mengairi persawahan warga. Pendistribusian air kemudian kembali dilakukan pada Selasa, 11 Agustus 2026, di Desa Aka-Akae, Kecamatan Watang Sidenreng, yang memasuki hari ketiga pelaksanaan bantuan.
Dalam satu kali pendistribusian, dua unit AWC membawa sekitar 10 kubik atau 10.000 liter air untuk disalurkan langsung ke area persawahan yang membutuhkan. Kapolres Sidrap menyampaikan bahwa Polri akan terus berupaya hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya membantu petani yang menghadapi persoalan kekeringan.
Sementara itu, Danyon B Pelopor Satbrimob Polda Sulawesi Selatan Kompol Dr. Ramli mengatakan pengerahan AWC merupakan bentuk kepedulian Brimob terhadap masyarakat dan petani yang membutuhkan pasokan air.
Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Sidrap, Polres Sidrap, dan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Sulawesi Selatan. Kendaraan AWC akan tetap disiagakan selama beberapa minggu ke depan dengan distribusi air secara berkala untuk membantu memenuhi kebutuhan tanaman padi hingga masa panen.(*)
