Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Polres Cianjur Bentuk Posko Gakkumdu, Antisipasi Politik Uang di Pilkades Serentak 2026

Cianjur :Kepolisian Resor (Polres) Cianjur, Jawa Barat, membentuk posko Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) untuk mencegah sekaligus menindak potensi pelanggaran dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2026.
Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi 

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya Polres Cianjur menjaga keamanan dan kondusivitas selama seluruh tahapan Pilkades, termasuk mengantisipasi praktik politik uang atau money politic yang berpotensi terjadi untuk mendapatkan suara dari masyarakat.

Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi mengatakan, setiap pelaksanaan Pilkades memiliki potensi kerawanan yang perlu dipetakan sejak awal. Salah satu yang menjadi perhatian adalah dugaan politik uang serta berbagai bentuk pelanggaran lainnya.

Masyarakat juga diberikan ruang untuk melaporkan apabila menemukan dugaan pelanggaran selama tahapan Pilkades. Laporan dapat disampaikan melalui call center 110.

“Setiap kerawanan kami petakan untuk dilakukan pencegahan, termasuk pembentukan panitia hingga hari pemilihan, ini dilakukan guna menjamin keamanan, kenyamanan dan kondusivitas selama tahapan pilkades berjalan,” katanya.

Menurut AKBP Alexander, pembentukan posko Gakkumdu tersebut telah disampaikan kepada masyarakat melalui sosialisasi dan persiapan pelaksanaan Pilkades serentak 2026.

“Ruangan dan fasilitasnya telah disiapkan di Polres Cianjur sehingga memudahkan masyarakat dalam membuat laporan,” katanya.

Selain menyiapkan posko Gakkumdu, Polres Cianjur juga menyiapkan 300 personel untuk mengamankan pelaksanaan Pilkades serentak yang dijadwalkan berlangsung di 47 desa pada sejumlah kecamatan di Kabupaten Cianjur pada Oktober 2026.

Personel nantinya ditempatkan di sejumlah desa yang melaksanakan Pilkades guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, mulai dari tahapan persiapan hingga hari pemungutan suara.

“Penempatan personel di sejumlah desa yang menggelar pilkades 2026 guna mengantisipasi berbagai potensi kerawanan, termasuk mengantisipasi berbagai tindak pidana yang berpotensi muncul selama tahapan hingga pelaksanaan pemilihan,” katanya.

Pengamanan juga tidak hanya difokuskan pada potensi keributan secara langsung. Polres Cianjur turut memberikan perhatian terhadap pengalaman pada pelaksanaan sebelumnya yang sempat diwarnai sejumlah persoalan, termasuk kejadian pembakaran.

Di sisi lain, penggunaan sistem digital dalam Pilkades 2026 membuat aspek keamanan siber menjadi perhatian khusus aparat kepolisian.

“Termasuk perhatian khusus terhadap ancaman kejahatan siber karena pilkades kali ini menggunakan sistem digital, kami telah berkoordinasi dengan Direktorat Siber Polda Jabar untuk memastikan sistem dan perangkat yang digunakan memiliki keamanan yang memadai,” katanya.

Dengan berbagai langkah tersebut, Polres Cianjur berupaya memastikan Pilkades serentak 2026 dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif serta mencegah berbagai bentuk pelanggaran yang dapat mengganggu jalannya pesta demokrasi di tingkat desa.(*)

Hide Ads Show Ads