Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Gak Usah Ngayuh Lagi! 200 Tukang Becak Subang Dapat Becak Listrik Gratis - Kakek 58 Tahun Nangis Haru

Subang Blitznews;- Perubahan alat kerja mulai dirasakan ratusan tukang becak di Kabupaten Subang. Sebanyak 200 pengemudi becak menerima becak listrik dalam kegiatan penyaluran bantuan di Gedung Islamic Center Subang, Sabtu (3/10/2026).
200 tukang becak di Subang akhirnya GAK USAH NGAYUH LAGI Bos! Dapat becak listrik gratis dari Yayasan GSN di Islamic Center Subang, Sabtu (3/10/2026)!


Bantuan tersebut menjadi angin segar bagi para pengemudi becak yang selama ini masih mengandalkan tenaga fisik untuk mencari penumpang. Dengan adanya motor listrik, aktivitas mengantar penumpang diharapkan menjadi lebih ringan dan tidak terlalu menguras tenaga.

Bagi pengemudi yang telah berusia lanjut, perubahan tersebut dinilai cukup berarti. Salah satunya Udin (58), warga Subang Kota, yang mengaku sudah sekitar dua dekade bekerja sebagai tukang becak.

Ia mengatakan kondisi lutut membuat aktivitas mengayuh becak semakin berat, terutama ketika harus menempuh perjalanan jauh dan menanjak.

"Saya sudah 20 tahun jadi tukang becak. Lutut sudah sering sakit kalau ngayuh jauh. Dengan becak listrik ini, saya bisa kerja lagi, bisa cari nafkah buat cucu," ujar Udin sambil mengusap air mata haru di lokasi.

Tangis haru Udin pecah saat melihat becak listrik barunya yang sudah terparkir rapi. Momen tersebut terekam dalam foto yang beredar dan menyentuh hati warganet.

Bukan Sekadar Kendaraan, Tapi Harapan Keluarga

Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), Mayjen TNI (Purn) Firman Dahlan, mengatakan bantuan becak listrik ditujukan untuk membantu masyarakat yang menggantungkan kehidupan dari profesi tersebut.

Ia menyebut sekitar 12.000 unit becak listrik telah disalurkan di berbagai daerah di Indonesia*. Sementara di Subang, terdapat 200 penerima bantuan yang telah terdata.

Kehadiran becak listrik juga diharapkan dapat membuat para pengemudi tetap bertahan di tengah perubahan pilihan transportasi masyarakat yang kini lebih memilih ojek online.

Para penerima diminta merawat dan menggunakan kendaraan tersebut untuk menunjang pekerjaan sehari-hari, bukan untuk diperjualbelikan. Bagi 200 keluarga penerima, becak listrik kini bukan hanya menjadi kendaraan, tetapi juga menjadi alat untuk mempertahankan sumber penghasilan dan marwah profesi tukang becak

Salah satunya Pak Udin (58), 20 tahun jadi tukang becak. Lututnya udah sakit kalau ngayuh jauh. Lihat becak listrik barunya, langsung nangis haru!

"Saya bisa kerja lagi, bisa cari nafkah buat cucu" 🥺

Total 12.000 becak listrik dibagikan se-Indonesia! Semoga berkah dan bermanfaat, dan jangan lupa dirawat ya Pak!

Gimana menurut Bos? Layak dapat apresiasi gak perjuangan tukang becak kita? 👇 (*)