Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Jatim Jadi Kunci Zero ODOL 2027, Kemenhub: Penanganan Tidak Bisa Parsial

BLITZNEWS.MY.ID, SURABAYA –Jawa Timur menjadi kunci dalam percepatan target Zero _Over Dimension Over Load_ (ODOL) 2027. Hal itu ditegaskan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Aan Suhanan, dalam forum East Java Land Transport Meeting 2026.

Jatim Jadi Kunci Zero ODOL 2027, Kemenhub: Penanganan Tidak Bisa Parsial

Forum bertema “Menuju Zero ODOL 2027 dan Transportasi Darat yang Berkeselamatan” tersebut digelar di Surabaya, Jumat, 9 Oktober 2026.

Aan menegaskan, Jawa Timur merupakan wilayah strategis dalam mobilitas angkutan barang nasional. Karena itu, penanganan kendaraan ODOL di Jatim tidak bisa dilakukan secara parsial dan membutuhkan sinergi semua pihak.

“Penanganan kendaraan _over dimension over load_ tidak bisa dilakukan parsial. Ini harus dilakukan secara komprehensif dari hulu ke hilir oleh semua pihak,” ujar Aan, Sabtu, 10 Oktober 2026.

Ia menjelaskan, penanganan ODOL harus dimulai dari hulu, yakni pemenuhan spesifikasi teknis kendaraan dan integritas pengujian berkala, hingga hilir berupa pengawasan dan penegakan hukum yang konsisten.

Untuk mencapai target nasional Zero ODOL 2027, pemerintah telah menyiapkan sembilan Rencana Aksi Nasional. Dua prioritas utama adalah integrasi data angkutan barang secara elektronik dan penguatan pengawasan berbasis teknologi.

Sejumlah sistem teknologi yang akan dimasifkan antara lain BLUe, e-manifest (SUMBA), _Weigh in Motion_ (WIM), _Automatic Number Plate Recognition_ (ANPR), dan ETLE HUB.

Di Jawa Timur, pengawasan akan diperkuat melalui Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) di koridor logistik strategis. Selain itu, dilakukan koordinasi lintas instansi serta sinkronisasi kelas jalan dengan batas muatan.

“Keberhasilan Zero ODOL 2027 membutuhkan kesiapan wilayah dan komitmen seluruh pihak dalam ekosistem angkutan logistik,” tegas Aan.

Kemenhub juga mencatat Jawa Timur sebagai provinsi dengan permohonan normalisasi kendaraan ODOL terbanyak secara nasional. Dari total 191 permohonan nasional, 91 di antaranya berasal dari Jatim.



Kemenhub berharap dengan kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, kepolisian, dan pelaku usaha transportasi, target Zero ODOL 2027 dapat tercapai sekaligus mewujudkan transportasi darat yang berkeselamatan.(*)