Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Kisah Rian 17 Tahun di Karawang: Pagi Sekolah, Sore Jadi Kuli Pasar Demi Keluarga

Pengakuan Pelajar SMA di Karawang (Nama Samaran: Rian): Ayah Di-PHK, Ibu Sakit-Sakitan, Saya Harus Selamatkan Adik-Adik Agar Tetap Sekolah
Ayah Di-PHK Pabrik Karawang! Pelajar SMA Ini Kerja 3 Shift Demi Adiknya Sekolah

KARAWANG -Nama saya Rian, 17 tahun, kelas 12 SMA Negeri di Karawang Timur. Saya menulis ini bukan untuk dikasihani, tapi karena saya sudah tidak tahu harus cerita ke siapa.

Ayah saya buruh pabrik di Kawasan Surya Cipta. Bulan Mei 2026 ayah saya di-PHK. Katanya perusahaan efisiensi, 100 orang dirumahkan. Sejak itu hidup kami jungkir balik.

Adik saya tiga. Kelas 6 SD, kelas 3 SD, dan yang bungsu baru 5 tahun. Ibu saya sudah setahun sakit pinggang, tidak bisa kerja berat, hanya bisa di rumah.

Saya ingin sekali fokus UN dan masuk kuliah. Tapi tiap pulang sekolah, saya lihat beras di karung tinggal setengah liter. Adik saya pernah bilang, "Kak, besok bekal tidak usah, aku puasa saja."

Akhirnya saya putuskan: pagi sekolah, sore saya kerja.

Saya jadi kuli angkut di Pasar Johar Karawang, upah 35 ribu sehari. Malam saya jadi pramusaji di warung pecel lele sampai jam 11 malam, dapat 40 ribu plus nasi. Sabtu-Minggu saya jadi kuli bangunan bantu tetangga.

Tangan saya kapalan, mata ngantuk di kelas. Guru saya marah karena nilai saya turun. Tapi saya tidak bisa berhenti, kalau saya berhenti, adik-adik saya tidak bisa jajan dan tidak bisa beli buku.

Pernah saya ditawari teman untuk kerja yang tidak halal demi uang cepat. Saya tolak. Saya masih percaya, rezeki halal walau sedikit lebih berkah buat adik-adik saya.

Saya hanya ingin satu hal: bisa lulus SMA tahun depan, dapat beasiswa KIP Kuliah, dan angkat derajat keluarga. Saya sudah daftar bantuan beasiswa miskin ke sekolah dan ke Desa, tapi sampai sekarang belum cair.

Di Karawang ini pabriknya ribuan, lowongan katanya banyak. Tapi kenapa ayah saya yang sudah 15 tahun jadi buruh, sekali di-PHK langsung seperti sampah dibuang? Kenapa anak buruh seperti saya harus pilih antara sekolah atau makan?

Jika ada orang baik di Karawang yang baca ini, saya tidak minta uang. Saya minta info loker halal untuk ayah saya dan info beasiswa agar saya bisa tetap sekolah sambil bantu orang tua.

Saya tidak mau adik-adik saya putus sekolah seperti yang hampir terjadi pada saya.(*)