Viral Razia Kos di Bengkulu: Sejoli Bukan Muhrim Bertemu Lewat MiChat Terjaring Petugas
BENGKULU, - Keresahan warga Kota Bengkulu terhadap dugaan penyalahgunaan rumah kos sebagai tempat aktivitas tak wajar akhirnya ditindak tegas.
Menindaklanjuti laporan masyarakat yang masuk, Satpol PP Kota Bengkulu bergerak cepat bersama *Ketua RT, tokoh adat, serta perwakilan kelurahan dan kecamatan* untuk menggelar razia mendadak di sejumlah kos-kosan, Kamis (16/10/2026).
Pasangan Bukan Muhrim Ditemukan di Dalam Kamar
Di salah satu kamar kos yang dirazia, petugas menemukan *sepasang pria dan wanita yang bukan muhrim berada bersama di dalam satu kamar.
Dari hasil penelusuran awal petugas, keduanya diduga baru saling mengenal melalui aplikasi MiChat. aplikasi pesan instan yang belakangan ini kerap disorot karena diduga banyak disalahgunakan untuk mempertemukan pihak yang bukan pasangan sah.
Pasangan tersebut kemudian didata dan diberikan pembinaan oleh petugas di lokasi.
Jawab Keresahan Warga & Jaga Ketertiban
Pihak Satpol PP Kota Bengkulu menegaskan, razia ini bukan tanpa maksud. Selain untuk menjaga ketertiban umum, kegiatan ini juga untuk menjawab kegelisahan masyarakat sekitar kos yang resah dengan aktivitas keluar-masuk pasangan bukan muhrim.
Satpol PP pun mengingatkan dengan tegas kepada para *pemilik dan penghuni kos* agar tidak menyalahgunakan tempat tinggal untuk hal-hal yang melanggar norma agama, norma sosial, dan aturan daerah.
"Kami imbau pemilik kos lebih selektif dan ikut mengawasi. Jangan sampai kos-kosan jadi tempat kegiatan yang melanggar norma dan meresahkan warga," ujar salah satu petugas di lapangan.
Masyarakat pun diimbau untuk tetap waspada dan aktif melaporkan jika melihat aktivitas mencurigakan di lingkungannya kepada RT, Lurah, atau Satpol PP setempat.
Razia serupa disebut akan terus digelar secara rutin di titik-titik kos yang dianggap rawan di Kota Bengkulu.
Sumber: Laporan Satpol PP Kota Bengkulu
