Polres Majalengka Gelar Safari Sholat Subuh Berjamaah di Desa Kulur, Perkuat Sinergi Kamtibmas dan Edukasi Kesehatan
MAJALENGKA - Polres Majalengka Polda Jawa Barat menjadikan Safari Sholat Subuh Berjamaah sebagai sarana mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi langsung dengan masyarakat. Kali ini, kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Jami'e Al-Falah, Desa Kulur, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka, Rabu (7/10/2026) mulai pukul 04.00 WIB.
Kapolres Majalengka AKBP M Aldy Sulaiman, S.I.K., http://M.Si. memimpin langsung kegiatan tersebut bersama Wakapolres Majalengka Kompol Ngadiman, http://S.Kom., sejumlah pejabat utama, para Kasat, serta Kapolsek Majalengka Kota Iptu Piki Krismanto, S.H., M.H., CPHR.
Safari Subuh juga dihadiri Kepala Sekretariat KPA Kabupaten Majalengka Swasono Pramono, Kepala Desa Kulur Hasan Sunarto beserta jajaran, DKM Masjid Jami'e Al-Falah, serta puluhan warga yang mengikuti salat Subuh berjamaah.
Dalam dialog bersama jamaah, Kapolres Majalengka menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Menurutnya, keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan kepedulian seluruh elemen masyarakat.
Salah satu langkah yang didorong adalah mengaktifkan kembali Satkamling di lingkungan RT dan RW. Keberadaan Satkamling dinilai dapat menjadi bagian dari upaya pencegahan dini terhadap potensi gangguan kamtibmas dan kejahatan.
"Aktivasi Satkamling sangat penting sebagai langkah preventif awal dalam mencegah timbulnya gangguan kamtibmas maupun aksi kejahatan malam. Keamanan yang kondusif di Desa Kulur hanya bisa terwujud melalui kerja sama, kepedulian, dan soliditas masyarakat bersama Polri," ujar AKBP M Aldy Sulaiman.
Tidak hanya membahas kamtibmas, kegiatan tersebut juga menghadirkan edukasi kesehatan melalui materi penanggulangan HIV/AIDS yang disampaikan Kepala Sekretariat KPA Kabupaten Majalengka Swasono Pramono.
Dalam pemaparannya, Swasono menjelaskan perbedaan antara HIV dan AIDS sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai cara penularan HIV yang benar. Edukasi tersebut diharapkan dapat mengurangi stigma serta mencegah munculnya informasi keliru di tengah masyarakat.
"HIV dapat menular terutama melalui hubungan seks berisiko, penggunaan jarum suntik secara bergantian, serta penularan dari ibu ke anak saat hamil, melahirkan, atau menyusui. Namun perlu kita pahami bersama, HIV tidak menular melalui jabat tangan, pelukan, makan bersama, keringat, air liur, maupun gigitan nyamuk," jelas Swasono Pramono di hadapan para jamaah.
Kegiatan Safari Subuh menjadi bagian dari upaya Polres Majalengka membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan keagamaan dan dialog. Melalui komunikasi secara langsung, kepolisian dapat menyerap aspirasi sekaligus menyampaikan pesan kamtibmas kepada warga.
Sinergi Polres Majalengka, pemerintah desa, KPA, tokoh masyarakat, dan warga diharapkan mampu memperkuat keamanan lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan dan melindungi keluarga.(*)
