10.070 Koperasi Desa Merah Putih Telah Beroperasi Hingga 15 Oktober 2026, Jadi Pusat Ekonomi Desa
Jakarta : Sebanyak 10.070 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah beroperasi di seluruh Indonesia hingga 15 Oktober 2026. Koperasi tersebut diarahkan menjadi pusat kegiatan ekonomi desa untuk memperkuat perputaran ekonomi masyarakat.
Mengutip Bakom RI, pemerintah menjelaskan peran KDKMP dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat desa. Koperasi ini dirancang untuk menyediakan kebutuhan pokok, menyalurkan bantuan, serta menyerap dan memasarkan hasil pertanian masyarakat.
“Koperasi ini diarahkan menjadi pusat kegiatan ekonomi desa. Mulai dari penyediaan kebutuhan pokok dan penyaluran bantuan hingga menyerap serta memasarkan hasil pertanian masyarakat,” demikian keterangan dalam siaran pers Bakom RI bertajuk “Dua Tahun Gerak Nyata: Transformasi yang Terukur, Manfaat yang Terasa”, Sabtu, 17 Oktober 2026
Melalui koperasi, pemerintah mendorong pemendekan rantai distribusi agar akses pasar bagi petani dan pelaku usaha lokal semakin luas. Langkah tersebut diharapkan membantu menjaga ketersediaan barang sekaligus memperkuat posisi tawar produsen.
“Koperasi diharapkan membantu menjaga ketersediaan barang. Juga memperkuat posisi tawar produsen, dan membuat perputaran ekonomi lebih banyak dirasakan masyarakat desa,” demikian keterangan Bakom RI.
Keberadaan KDKMP diharapkan dapat mendukung pemasaran hasil pertanian sekaligus memperkuat aktivitas perdagangan di tingkat desa dan kelurahan. Pemerintah berharap koperasi kedepan diarahkan menjadi salah satu penggerak ekonomi kerakyatan melalui keterlibatan petani dan pelaku usaha lokal.(*)
