Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Cinta 7 Tahun Karawang - Bekasi , Berakhir Oleh Satu SMS Nyasar

Blitz News - Perkenalkan, saya Heni (46) asal Bekasi. Saya menulis ini bukan untuk membuka aib, tapi untuk menutup sebuah kisah lama dengan baik (21/10/26).

Foto ilustrasi saat peristiwa tak diduga dan menjadi pertemuan terakhir karena SMS nyasar

Dulu saya termasuk perempuan yang dianggap perawan tua. Saya terlalu pilih-pilih pasangan, karena ngotot ingin karier dulu yang moncer sebelum menikah. Saya manusia biasa, butuh kasih sayang juga, akhirnya saya bertemu dengan seorang pria yang saya anggap hebat dan bisa bertanggung jawab.

Kami berpacaran cukup lama, kurang lebih 7 tahun. Hubungan Bekasi - Karawang kami jalani.

Kejadiannya di era HP Nokia pisang, sekitar awal tahun 2000-an. Waktu itu kami sedang bersama di kamar hotel. Tiba-tiba masuk SMS di HP-nya, isinya seakan-akan dia sedang di luar kota dan akan pulang minggu depan. SMS itu terkirim ke saya, padahal maksudnya untuk orang lain. Saat itu juga saya baca.

Tak lama setelah itu SMS dihapus. Dia diam, lalu langsung minta maaf dan mengaku berbohong. Dia bilang, "Maafkan, saya sudah beristri dan punya anak 2."

Saya tidak menjawab apa-apa. Saya langsung kemas semua barang, keluar hotel, dan menyetir pulang sambil menangis tak henti. Beruntung saat itu tidak terjadi kecelakaan. Rasanya sakit sekali, bumi terasa runtuh dan langit menjadi hitam.

Sejak hari itu, kami sudah putus komunikasi total sampai hari ini.

Alhamdulillah, sekarang saya sudah menikah bahagia dengan pria pilihan keluarga. Ternyata ada benarnya juga perjodohan. Jika sudah takdir dan dijalani menurut norma sosial dan agama, InsyaAllah akan bahagia.

Saya tulis ini ke Blitz News Karawang, semoga jika mantan saya membaca, tolong jangan ganggu saya lagi. Saya sudah memaafkan. Yang sudah berlaku biarlah berlalu.

Tidak saya pungkiri, rasa itu pernah ada. Tapi saya harus pertahankan rumah tangga saya.

Mencintai boleh, tapi jangan mengganggu. Karena tidak selamanya mencintai bisa memiliki.

Foto ilustrasi saat kejadian 25 tahun silam

Maafkan saya, Kang.

By: Heni-mu yang dulu, yang sekarang sudah bahagia di lain tempat karena Takdir-Nya. Semoga kamu bahagia dengan anak dan istrimu.... Amiin (Red).