Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Mengenal Flu Babi H1N1 yang Pernah Jadi Pandemi Global, Kenali Gejala dan Cara Cegahnya

Karawang:  Flu babi sempat ramai diperbincangkan pada 2009 karena menimbulkan masalah kesehatan global. Menurut WHO, flu babi kala itu telah menyerang setidaknya 21 negara di seluruh dunia.

Inilah Tanda Flu Babi dan Cara Mengatasinya

Flu babi merupakan istilah untuk salah satu jenis influenza yang disebabkan oleh virus H1N1. Nama flu babi muncul bukan tanpa alasan. Gen virus penyebabnya mirip dengan virus influenza yang menyebabkan penyakit flu pada babi.

Babi sendiri merupakan hewan yang rentan terhadap virus influenza, termasuk yang menyerang manusia dan unggas, dan berpotensi terinfeksi berbagai varian virus di saat yang bersamaan. Gen dari berbagai varian virus ini bisa tercampur dan membentuk virus baru.

Jika varian virus tersebut menyebabkan penyakit pada manusia dan mudah menyebar dari orang ke orang, influenza ini bisa menjadi pandemi. Hal inilah yang terjadi pada 2009, di mana penularan virus H1N1 terjadi secara global.

*Waspadai 10 Gejalanya*

Lantas, bagaimana langkah pencegahan flu babi? Sebelum membahas pencegahan, kenali dulu tanda-tandanya. Jika merasakan gejala di bawah ini, segera kunjungi dokter.

Berikut 10 tanda yang bisa muncul ketika virus H1N1 menyerang:

1. Demam mendadak, biasanya di atas 38 derajat Celsius (tidak selalu)
2. Radang tenggorokan
3. Batuk, biasanya kering
4. Diare
5. Kelelahan
6. Mata berair dan merah
7. Hidung beringus atau tersumbat
8. Sakit kepala
9. Mual dan muntah
10. Nyeri pada tubuh

Sebagian penderita influenza pandemik mengalami gejala ringan dan bisa pulih tanpa perawatan. Namun dalam beberapa kasus, kondisi bisa memburuk dan menimbulkan komplikasi seperti sesak napas, perubahan status mental, pneumonia, hingga kematian.

*7 Langkah Pencegahan Flu Babi*

Benteng pertahanan utama untuk menghindari flu babi adalah melalui vaksin influenza. Vaksin untuk pencegahan flu babi yang umum dianjurkan satu kali dalam setahun. Vaksin inilah yang akan membantu tubuh bertahan dari serangan virus H1N1.

Selain vaksin, ada langkah pencegahan lain yang perlu dilakukan untuk menghindari penularan, dilansir dari Halodoc:

1. Jika ada anggota keluarga yang mengidap flu, pastikan hanya satu orang yang merawatnya.
2. Rajin mencuci tangan dengan air dan sabun. Lebih baik gunakan pembersih tangan berbahan dasar alkohol bila perlu.
3. Jangan menyentuh area mukosa seperti mata, hidung, atau mulut, apalagi saat tangan kotor.
4. Kenakan masker bila di sekitar ada pengidap flu.
5. Hindari kontak langsung dengan pengidap flu babi.
6. Tutup mulut dan hidung dengan tisu ketika batuk atau bersin, lalu buang tisu ke tempat sampah.
7. Jangan bepergian bila sedang sakit.

Dengan menerapkan langkah pencegahan dan mengenali gejala sejak dini, risiko penularan flu babi dapat ditekan.

*Sumber: WHO & Halodoc