Pedas! Deddy Sitorus PDIP Sebut Kopdes Merah Putih 90% Gagal Total - Rampok Dana Desa & Jadi Beban Negara
Jakarta ; Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), Deddy Sitorus, menilai program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih berpotensi lebih dari 90 persen mengalami gagal total dan hanya akan menjadi beban bagi negara hingga bertahun-tahun ke depan.
"Kopdes ini berpotensi gagal lebih dari 90 persen dan jadi beban hingga bertahun-tahun ke depan. Saya khawatir di tahun-tahun mendatang akan banyak orang yang harus berhadapan dengan hukum karena pelaksanaan proyek ini yang cenderung sembrono," kata Deddy mengutip dari Tribunnews, Senin (19/10).
Dia menjelaskan, koperasi ini tidak didirikan berdasarkan inisiatif murni dari warga desa, melainkan dipaksakan dari atas (top-down). Kopdes dibangun menggunakan template yang diseragamkan di seluruh Indonesia tanpa memiliki kejelasan model bisnis yang menyesuaikan dengan kebutuhan lokal.
Lebih parah lagi, legislator Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Utara ini menyoroti sumber pendanaan dan penyediaan lahan untuk proyek tersebut.
Deddy menggunakan istilah keras dengan menyebut modal Kopdes diambil dengan cara "merampok" Dana Desa yang sejatinya sangat dibutuhkan oleh warga untuk pembangunan infrastruktur desa.
Selain itu, proyek ini juga menyedot APBN dari kementerian dan bank milik negara.
"Sementara lahan untuk Kopdes juga merampas tanah milik desa dan dibangun tanpa memperhatikan kelayakan lokasi maupun desain yang sesuai model bisnis dan kebutuhan masyarakat calon konsumennya," ujar Deddy.
Deddy lantas membandingkan ketidakefisienan Kopdes ini dengan pembukaan gerai minimarket swasta komersial.
"Saya heran, membangun satu gerai seperti Alfamart atau Indomaret hanya butuh modal Rp 500 juta dan bisa memberikan lapangan pekerjaan serta keuntungan dalam waktu cepat. Tetapi Kopdes ini merepotkan semua orang, merampok anggaran milik rakyat dan bukannya hadir sebagai terobosan," tuturnya.(*)
📍 Sumber: Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PDIP - Deddy Sitorus (Dapil Kaltara)
📅 Kutipan:* Tribunnews, Senin 19/10/2026
💥 Kritik Utama: Kopdes Merah Putih 90% Berpotensi Gagal Total & Jadi Beban Negara Bertahun-tahun
⚠️ su: Top-Down, Template Seragam, Model Bisnis Tak Jelas, Merampok Dana Desa, Rampas Tanah Desa, Sedot APBN & Bank BUMN
🛒 Bandingan:* Alfamart/Indomaret Rp 500 Juta Langsung Untung vs Kopdes Merepotkan
⚖️ Warning: Banyak Orang Berpotensi Berhadapan Hukum Karena Sembrono .
