Tips Menjaga Hubungan Agar Tetap Harmonis saat Akhir Pekan
Karawang : Memanfaatkan waktu akhir pekan dapat menjaga hubungan tetap kokoh bagi pasangan untuk mengisi ulang energi dan terhubung kembali.
Dikutip dari laman New York Times, Selasa, terapis hubungan dan pembawa acara podcast “Mentally Stronger” Amy Morin mengatakan waktu di akhir pekan merupakan kesempatan utama untuk terlibat dalam kegiatan yang membangun ikatan yang lebih dalam.
Yang mengejutkan, rekomendasi pertama Morin adalah meluangkan waktu untuk berpisah. Salah satu pasangan mungkin pergi minum kopi dengan seorang teman sementara yang lain pergi jogging, menunjukkan kemandirian yang sehat yang merupakan salah satu cara terbaik untuk membangun kepercayaan.
“Pasangan yang saling menghargai ‘waktu pribadi’ masing-masing lebih mungkin untuk sukses bersama dalam jangka panjang,” demikian penjelasan lebih lanjut dari pakar hubungan tersebut.
Selain kemandirian, Morin mengatakan akhir pekan membutuhkan konektivitas. Menciptakan ritual kecil bersama memperkuat koneksi, menurut sang ahli, bisa sesederhana berjalan-jalan bersama setiap Minggu sore yang dilakukan dengan konsisten. Contoh lainnya menikmati makan tanpa menggunakan telepon atau mengerjakan proyek perbaikan rumah bersama.
Meskipun beberapa ritual dapat dilakukan dengan cepat dan mudah, waktu berkualitas yang bermakna juga harus diprioritaskan, dengan tujuan untuk memberikan perhatian penuh kepada pasangan.
“Yang terpenting adalah memprioritaskan dan memberikan perhatian penuh satu sama lain,” tegas Morin, seraya mengatakan bahwa kegiatan-kegiatan ini berbeda dari sekadar rutinitas dan ritual sederhana.
Waktu berkualitas seperti itu memberikan ruang untuk membicarakan perasaan yang sebenarnya, yang merupakan hal penting keempat dalam daftar Morin.
Akhir pekan memberikan ruang untuk merenungkan suka dan duka selama seminggu, dan pakar tersebut mengatakan bahwa hubungan yang paling kuat memberikan ruang bagi orang-orang untuk berkomunikasi secara jujur.
Hal kelima dalam daftar Morin adalah menunjukkan penghargaan kepada pasangan.
“Apresiasi menumbuhkan niat baik dan mengingatkan kedua pasangan bahwa upaya mereka diperhatikan. Mungkin terdengar seperti, 'Terima kasih telah mengisi ulang cangkir kopi saya,' atau, 'Saya bangga dengan caramu menanggapi percakapan itu’,” (*)

