Gempa M 6,4 Pacitan, 43 Bangunan Warga dan Fasilitas Umum Rusak
Pacitan : Sebanyak 43 bangunan terdampak gempa bumi magnitudo 6,4 yang mengguncang Pacitan pada Jumat 7 Februari 2026 dini hari. Data ini berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.
![]() |
| Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak saat meninjau kondisi rumah warga yang terdampak gempa di Desa Menadi, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Jumat 6 Februari 2026 (Foto: BPBD Pacitan) |
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pacitan, Radite Suryo Anggono, mengatakan pendataan masih terus dilakukan. Karena asesmen di lapangan belum sepenuhnya rampung.
“Berdasarkan data sementara, ada 43 bangunan terdampak gempa. Data ini masih bisa bertambah,” kata Radite dalam keterangannya, Sabtu, 7 Februari 2026.
Ia menjelaskan, dari total bangunan terdampak tersebut, sebanyak 38 merupakan rumah warga dan lima lainnya adalah fasilitas umum. Termasuk kantor pemerintah desa dan bangunan sekolah.
“Untuk rumah warga, empat di antaranya mengalami kerusakan sedang dan 34 rumah masuk kategori rusak ringan,” ujarnya. Radite menyebutkan tingkat kerusakan bervariasi, mulai dari ringan hingga sedang.
Kerusakan ringan umumnya berupa genteng bergeser atau jatuh, yang banyak ditemukan di wilayah Kecamatan Pringkuku. Saat ini, BPBD Pacitan masih melakukan klasifikasi tingkat kerusakan secara lebih rinci.
Nantinya, data final akan dilaporkan kepada Bupati Pacitan serta Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui BPBD provinsi. “Pendataan dan verifikasi terus kami lakukan agar penanganan dan tindak lanjutnya bisa tepat sasaran,” kata Radite.
Diketahui, gempa bumi bermagnitudo 6,4 tersebut berpusat di perairan selatan Pacitan dengan kedalaman 10 kilometer. Gempa ini dirasakan di sejumlah wilayah di Jawa Timur.
BPBD Pacitan mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi gempa susulan. Serta segera melaporkan jika menemukan kerusakan bangunan yang berisiko membahayakan keselamatan.(*)


