Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Desa di Bima
Bima : Banjir dan tanah longsor kembali melanda sejumlah desa di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Ratusan rumah warga, lahan pertanian, dan fasilitas umum dilaporkan terdampak akibat bencana tersebut.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bima, Nurul Huda, mengatakan hujan deras yang mengguyur wilayah itu menjadi penyebab utama banjir. Intensitas hujan tinggi membuat sejumlah sungai meluap ke permukiman warga.
Banjir terjadi di Desa Nggembe dan Desa Rato, Kecamatan Bolo. Air sungai meluap hingga merendam rumah warga, jalan raya, serta lahan pertanian.
“Kalau di Desa Nggembe 177 unit dan 15 unit yang terdampak banjir,” ujar Nurul Huda dilansir RRI Bima, Kamis, 26 Februari 2026. Selain di Bolo, banjir juga melanda Desa Rade dan Desa Monggo, Kecamatan Madapangga.
Sebanyak 34 rumah warga di dua desa tersebut dilaporkan terendam air. Lahan pertanian dan akses jalan raya juga tergenang sehingga mengganggu aktivitas lalu lintas masyarakat.
Selain banjir, tanah longsor terjadi di Jalan Lintas Tente-Karumbu, Desa Waworada, Kecamatan Langgudu. Longsor dipicu oleh air hujan yang meresap ke dalam tanah yang labil sehingga memicu pergeseran.
Material longsor dan pohon tumbang menutup badan jalan sehingga arus lalu lintas sempat terhambat. Tim BPBD Kabupaten Bima telah berkoordinasi dengan camat, kapolsek, koramil, dan pemerintah desa setempat untuk penanganan lebih lanjut.(*)

