Banjir Rendam 270 Rumah di Sumbawa, BNPB Ingatkan Waspada Cuaca Ekstrem
Sumbawa: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah kejadian bencana di berbagai wilayah Indonesia. Berdasarkan laporan yang dihimpun sejak Minggu, 15 Februari 2026 hingga Senin, 16 Februari 2026 pukul 0.00 WIB, salah satu peristiwa terjadi di Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Banjir dilaporkan melanda Kabupaten Sumbawa pada Sabtu, 14 Februari 2026 sekitar pukul 16.00 WITA. Dua desa terdampak yakni Desa Empang Bawa dan Desa Bunga Eja di Kecamatan Empang.
Sebanyak 270 kepala keluarga terdampak, dengan total 270 unit rumah terendam akibat banjir tersebut.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa bersama tim gabungan telah melakukan penanganan darurat di lokasi. Berdasarkan data per Minggu, 15 Februari 2026, warga bersama petugas bergotong royong membersihkan sisa material banjir.
Selain itu, dilakukan perbaikan Olakan Cekdam Lagenti di Empang Bawa, pembangunan penahan tebing sungai dan bronjong, serta normalisasi sedimen di daerah aliran sungai pada dua desa terdampak.
Menyikapi rangkaian bencana tersebut, BNPB mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi basah.
Apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi dan durasi lama, warga diimbau melakukan evakuasi mandiri dan memahami jalur evakuasi yang aman.
Masyarakat yang tinggal di bantaran sungai juga diminta rutin memantau ketinggian muka air serta memperbarui informasi cuaca dari lembaga resmi guna mengurangi risiko yang lebih besar.(*)
