MRT Jakarta Siapkan Rute Fatmawati TMII Bawah Tanah
Jakarta : PT MRT Jakarta (Perseroda) menyiapkan rute Fatmawati–Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dalam proyek pembangunan MRT fase empat. Proyek tersebut ditargetkan masuk tahap keputusan pada Agustus 2026.
Direktur Utama PT MRT Jakarta Tuhiyat mengatakan rute tersebut merupakan bagian dari loop line Fatmawati–Kampung Rambutan–TMII. Seluruh lintasan direncanakan dibangun secara full underground atau bawah tanah.
“Dari loop line Fatmawati–Kampung Rambutan–Taman Mini, ini full underground. Ini yang sebentar lagi akan diputuskan pada Agustus atau September tahun ini,” kata Tuhiyat, Senin, 9 Februari 2026.
Selama proses perencanaan, MRT Jakarta juga menjalin komunikasi intensif dengan wilayah penyangga. Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat konektivitas antardaerah di kawasan Jabodetabek.
“Komunikasi diharapkan bisa mempercepat konektivitas antarwilayah,” ujarnya. Menurut Tuhiyat, konektivitas yang baik penting untuk mencegah kemacetan total di Jakarta.
Rute MRT Fatmawati–TMII direncanakan melintasi 10 stasiun. Stasiun tersebut meliputi Fatmawati, Antasari, Ampera, Warung Jati, Tanjung Barat, Ranco, Jalan Raya Bogor, Tanah Merdeka, Kampung Rambutan, dan TMII.
Selain tersambung dengan MRT fase satu pada rute Lebak Bulus–Bundaran HI, jalur ini juga terintegrasi dengan moda transportasi lain. Integrasi tersebut mencakup LRT Jabodebek, KRL Commuter Line, dan Transjakarta.
Tuhiyat menambahkan proyek MRT fase empat akan digarap dengan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU). Skema ini berbeda dengan fase sebelumnya yang menggunakan pembiayaan dari Jepang melalui JICA.
Dengan skema KPBU, MRT Jakarta berharap pembangunan dapat berjalan lebih fleksibel dan berkelanjutan. Proyek ini diharapkan memperkuat sistem transportasi massal Jakarta dan sekitarnya.(*)
