Polda Jabar Siapkan Masjid Jadi Pos Pelayanan Terpadu Lebaran 2026
Tasikmalaya ; Menjelang arus mudik dan balik Lebaran 2026, Rudi Setiawan memastikan kesiapan pelayanan bagi para pemudik di sepanjang jalur arteri Jawa Barat.
Kepastian tersebut disampaikan saat Kapolda Jawa Barat bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Cipasung, Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, di tengah pelaksanaan ibadah puasa.
Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan pengamanan dan pelayanan arus mudik serta balik Lebaran, khususnya di jalur selatan Jawa Barat yang diprediksi mengalami peningkatan volume kendaraan.
“Menjelang arus mudik dan balik Lebaran, kami memastikan seluruh jalur arteri di Jawa Barat dalam kondisi siap, baik dari sisi pengamanan maupun pelayanan kepada masyarakat,” ujar Irjen Pol Rudi Setiawan.
Ia menegaskan, pelayanan kepada pemudik tidak hanya melibatkan aparat kepolisian dan instansi terkait, tetapi juga didukung oleh masjid-masjid yang tersebar di sepanjang jalur arteri.
“Masjid di sepanjang jalur arteri akan kami fungsikan sebagai pos pelayanan terpadu. Pemudik bisa beristirahat, beribadah, sekaligus mendapatkan informasi dan bantuan selama perjalanan,” jelasnya.
Selain mempererat silaturahmi dengan para ulama dan pimpinan pesantren, Kapolda juga menekankan pentingnya peran pesantren dalam membentuk karakter kebangsaan serta menjaga kondusivitas masyarakat selama momentum Lebaran.
Usai kegiatan tersebut, Kapolda melanjutkan peninjauan jalur mudik selatan Tasikmalaya, tepatnya di jalur provinsi Tasikmalaya–Garut melalui Salawu–Tanjungwaringin.
“Peninjauan ini untuk memastikan kesiapan jalur serta mengantisipasi potensi kerawanan menjelang puncak arus mudik dan balik Lebaran 2026,” tambahnya.
Dengan berbagai langkah tersebut, Polda Jawa Barat berharap arus mudik dan balik Lebaran tahun ini dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.(*)

