Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Demam Piala Dunia 2026, Haaland Jadi Nama Favorit Bayi di Peru

Meksiko : Puluhan ribu bayi yang lahir saat Piala Dunia 2026 bergulir diberi nama seperti pesepak bola.
Erling Haaland dan pemain Norwegia saat merayakan kemenangan.
Erling Haaland dan pemain Norwegia saat merayakan kemenangan.

Semarak Piala Dunia 2026 tak hanya terlihat di dalam lapangan, tetapi juga memengaruhi pilihan nama bayi di sejumlah negara Amerika Latin. Nama-nama pesepak bola seperti Erling Haaland, Lionel Messi, hingga Cristiano Ronaldo kini semakin banyak digunakan oleh para orang tua untuk anak mereka yang baru lahir.

Mengutip laporan Reuters, ratusan bayi yang lahir saat Piala Dunia 2026 bergulir diberi nama Erling Haaland. Sementara itu, nama Lionel, Neymar, dan Cristiano Ronaldo masing-masing telah tercatat sekitar 30.000 kali dalam data registrasi penduduk.

Juru bicara lembaga catatan sipil Peru (RENIEC), Ivan Torres, mengatakan tren tersebut mencerminkan besarnya antusiasme masyarakat terhadap Piala Dunia 2026. "Haaland sekarang juga orang Peru," ujarnya.

Ia juga mengungkapkan ada bayi yang diberi nama Mundial, istilah dalam bahasa Spanyol yang berarti Piala Dunia. Menariknya, Peru sendiri gagal lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.

Dukungan terhadap Haaland juga tidak lepas dari perjalanan impresif Norwegia di turnamen tersebut. Banyak pendukung dari negara-negara Amerika Latin yang timnya gagal lolos atau sudah tersingkir memilih memberikan dukungan kepada tim berjuluk The Vikings ketimbang Argentina.

Keberhasilan Norwegia melaju hingga babak perempat final untuk pertama kalinya, ditambah penampilan gemilang Haaland, membuat tim asuhan Stale Solbakken itu memiliki banyak penggemar baru di Amerika Latin.

Fenomena serupa juga terjadi di Meksiko. Sebuah foto akta kelahiran yang viral di media sosial memperlihatkan seorang bayi perempuan diberi nama Quinona Ysisidra Morita Haaland Guevara.

Nama tersebut merupakan gabungan dari pemain Meksiko Julian Quinones, Gilberto Mora, dan Haaland. Sementara itu, nama Ysisidra merupakan permainan kata dari slogan suporter Meksiko, "Y si si?" atau "Bagaimana kalau bisa?", yang sempat populer selama Piala Dunia 2026.

Meski demikian, pemerintah Meksiko hingga kini belum mengonfirmasi keaslian dokumen yang ramai beredar di media sosial tersebut.

Di Argentina, nama Enzo, Emiliano, dan Lionel menjadi tiga nama bayi laki-laki paling populer di Provinsi Salta menjelang laga final Piala Dunia 2026. Pemerintah setempat menyebut lonjakan penggunaan ketiga nama tersebut dipicu oleh "fenomena Piala Dunia".

Ketiganya merujuk kepada gelandang Enzo Fernandez, kiper Emiliano Martinez, dan Lionel Messi yang membawa Argentina menembus final Piala Dunia untuk kedua kali secara beruntun.

Pembawa acara siniar Sin Manual para Padres, Fabiola Molina, menilai tren memberi nama anak berdasarkan tokoh populer sebenarnya bukan hal baru di Amerika Latin. Menurutnya, fenomena serupa sudah berlangsung sejak era Diego Maradona pada Piala Dunia 1986.

Ia mencontohkan, ketika grup musik Backstreet Boys sedang berada di puncak popularitas, banyak orang tua menamai anak mereka Kevin atau Brian sehingga nama-nama tersebut kini umum dijumpai di negara seperti Bolivia, Cile, dan Argentina.

Meski demikian, Molina mengingatkan bahwa memberi nama anak berdasarkan idola juga memiliki sisi negatif. "Hanya karena nama seseorang Messi atau Lionel, bukan berarti ia akan tumbuh menjadi pesepak bola hebat. Nama tidak menentukan takdir seseorang," ujarnya.(*)