Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Julen Lopetegui Kenang Kemenangan Spanyol 6-1 atas Argentina

Spanyol :  Julen Lopetegui memberikan pujian kepada pelatih Spanyol, Luis de la Fuente yang berhasil membuat La Roja melangkah ke final.
Pelatih Timnas Qatar, Julen Lopetegui
Pelatih Timnas Qatar, Julen Lopetegui

Mantan pelatih Timnas Spanyol, Julen Lopetegui, yang merupakan pelatih Timnas Qatar di Piala Dunia 2026 ini mengenang kembali kemenangan telak La Roja atas Argentina dalam laga uji coba 2018 silam. Ketika itu, Spanyol asuhan Julen Lopetegui menang 6-1 atas Argentina. Julen Lopetegui juga memberikan pujian kepada Luis de la Fuente seperti pemain La Roja seperti Pedri dan juga Lamine Yamal.

Julen Lopetegui menyoroti kekuatan kolektif tim Luis de la Fuente, meskipun ia menghindari menyebutkan Spanyol sebagai tim favorit yang akan meraih kemenangan dalam final nanti. Spanyol dan Argentina akan bertemu dalam laga final yang bakal bergulir pada Minggu (19/7/2026) waktu setempat atau Senin dini hari WIB.

Jelang pertandingan ini, dalam sejarah rekor pertemuan kedua tim, ada pertandingan yang berakhir dengan kemenangan telak Spanyol atas Argentina, 6-1. Pertandingan tersebut terjadi dalam laga uji coba pada 27 Maret 2018. Dalam pertandingan yang bergulir di Stadion Riyadh Air Metropolitano itu, Julen Lopetegui memang merupakan pelatih Timnas Spanyol saat itu.

Enam gol Spanyol dalam laga tersebut diciptakan oleh Diego Costa, Isco Alarcon (dua gol), Iago Aspas (dua gol), dan satu gol lainnya ditorehkan Thiago Alcantara. Itu merupakan pertemuan terakhir atau terkini di antara kedua tim dan Spanyol memukul Argentina yang di laga ini mencetak satu gol mereka melalui Nicolas Otamendi.

Meski demikian, Julen Lopetegui menyatakan bahwa membandingkan kedua pertandingan tersebut "tidak adil." "Tim memainkan pertandingan yang luar biasa. Kami menekan mereka dengan sangat baik, mereka tidak bisa bermain di antara lini, dan kami merebut kembali penguasaan bola berkali-kali di separuh lapangan mereka," kata Julen Lopetegui.

"Kami sangat klinis di depan gawang, dan ketika mereka mengambil lebih banyak risiko, kami juga memberikan mereka tekanan melalui serangan balik," kata Julen Lopetegui lagi. Bagi Julen Lopetegui, kesuksesan tim Luis de la Fuente jauh melampaui bakat individu.

"Salah satu kunci Spanyol adalah bahwa semua aspek dalam individu pemain ditempatkan untuk sebagai bagian penting bagi permainan kolektif. Mentalitas itulah yang membuat mereka lebih unggul dan berbeda dibandingkan dengan lawan-lawan mereka," kata Julen Lopetegui lagi.

Pelatih asal Basque itu terutama memuji kerja keras yang telah dikembangkan selama bertahun-tahun di kategori usia muda. "Ada banyak kerja keras di balik ini. Luis de la Fuente telah mengenal para pemain ini dengan sempurna karena dia telah melatih mereka dari awal. Pengetahuan itu sangat penting."

Julen Lopetegui menangani Timnas Spanyol sejak Juli 2016 hingga Juni 2018 atau beberapa hari sebelum Piala Dunia dimulai. Julen Lopetegui dipecat karena dinilai tidak menghormati kesepakatan kontrak antara dirinya dan Federasi sepak bola Spanyol. Sepanjang kariernya sebagai pelatih Timnas Spanyol, Julen Lopetegui membawa La Roja tampil dalam 20 laga, meraih 14 kemenangan, 6 kali imbang, dan tanpa kemasukan gol.

Julen Lopetegui resmi sebagai pelatih Qatar pada 1 Mei 2025. Mamun kariernya sebagai pelatih juga tidak mulus. Hingga kini, dari 16 laga bersama Timnas Qatar dia membawa tim ini hanya meraih 2 kemenangan, 5 imbang, dan mengalami 9 kekalahan.(*)