Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Selamatkan Warisan Leluhur! Disarpus Karawang Telusuri Manuskrip Daun Lontar di Makam Syech Abidin Ranggon Majalaya Karawang

KARAWANG, BlitzNews — Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Karawang bergerak cepat menyelamatkan warisan sejarah Karawang. Tim Disarpus melakukan penelusuran terhadap keberadaan manuskrip kuno berbahan daun lontar yang tersimpan di kawasan Makam Syech Abidin, Desa Ranggon, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang, Rabu (15/10/2026).

Selamatkan Warisan Leluhur! Disarpus Karawang Telusuri Manuskrip Daun Lontar di Makam Syech Abidin Ranggon Majalaya

Penelusuran penting ini dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Kearsipan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Karawang, Rr. Oetami Noviana,beberapa waktu yang lalu.

Kehadiran Rr. Oetami Noviana di lokasi menunjukkan keseriusan Disarpus Karawang dalam upaya penyelamatan arsip statis dan naskah kuno yang bernilai sejarah tinggi.

Pantauan Blitz News, Rr. Oetami Noviana bersama tim disambut langsung oleh Yanto selaku Juru Pelihara (Jupel) Makam Syech Abidin.
Kepala Bidang Kearsipan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Karawang, Rr. Oetami Noviana

Terlihat Rr. Oetami Noviana begitu antusias memeriksa kondisi naskah dan berdiskusi dengan Jupel terkait sejarah penyimpanan manuskrip tersebut.

Di lokasi, ditemukan sejumlah naskah daun lontar yang kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Naskah yang terbuat dari daun lontar kering tersebut tampak rapuh, lapuk di beberapa sisi, dan hanya disimpan dengan cara tradisional dibungkus kain merah dan diikat tali.

Yanto, Jupel Makam Syech Abidin menjelaskan bahwa manuskrip tersebut merupakan warisan leluhur yang dijaga turun-temurun dan berisi ajaran serta doa-doa penting.

Yanto, Jupel Makam Syech Abidin

"Itu dulu mas, cuman waktu itu kan bapak masih kecil jadi enggak memahami. Jadi disebarkannya tidak ditulis harusnya. Hafalan, tidak ada bukti tertulis. Zaman dulu mah nya langsung hafalan," ujar Yanto.

Menanggapi temuan tersebut, Rr. Oetami Noviana menegaskan bahwa pihaknya akan segera melakukan langkah pelestarian sesuai prosedur kearsipan.

"Ini adalah kekayaan intelektual dan warisan budaya Karawang yang wajib kita selamatkan. Manuskrip daun lontar ini adalah bukti literasi masyarakat Karawang di masa lalu. Tugas kami di Dinas Arsip dan Perpustakaan adalah memastikan naskah-naskah kuno seperti ini tidak punah dimakan usia, akan kami lakukan identifikasi, dokumentasi, dan alih media digital," tegas Rr. Oetami Noviana di lokasi Makam Syech Abidin.

Langkah penelusuran ini menjadi bagian dari program Disarpus Kabupaten Karawang dalam menyelamatkan naskah kuno yang tersebar di berbagai situs makam ulama, kuncen, dan tokoh sejarah di Karawang.

Dengan adanya perhatian langsung dari Rr. Oetami Noviana, Kabid Arsip Disarpus Karawang, diharapkan Makam Syech Abidin di Desa Ranggon, Majalaya tidak hanya menjadi destinasi ziarah religi, tetapi juga menjadi pusat kajian sejarah dan literasi Islam kuno di Kabupaten Karawang.(*)

Lokasi: Makam Syech Abidin, Desa Ranggon, Kec. Majalaya, Karawang

Reporter: Tim Blitz News.