Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Aktor Kawakan Barry Prima Kembali Ke Layar Lebar dalam Film Legenda Kalimantan Kuyank, Tayang 29 Januari Mendatang

Jakarta : Industri perfilman Indonesia kembali mengangkat kekayaan legenda urban Kalimantan melalui film terbaru berjudul Kuyank. (1/1/26).

Sumber foto : instagram@saranjanakotaghaib

Film produksi DHF Entertainment ini mempertemukan Rio Dewanto (38) dengan aktor laga senior Barry Prima (71). Kuyank dijadwalkan tayang serentak di seluruh jaringan bioskop Indonesia mulai 29 Januari 2026.

Disutradarai oleh Johansyah Jumberan, Kuyank tidak hanya menampilkan horor sebagai daya tarik utama, tetapi juga memadukannya dengan drama psikologis serta konflik domestik yang kuat. Film ini dikembangkan dari legenda urban masyarakat Kalimantan dan menggunakan dialog bahasa Banjar secara kental untuk menjaga autentisitas cerita dan latar budaya yang diangkat.

Johansyah Jumberan menjelaskan bahwa cerita rakyat dijadikan fondasi utama dalam pengembangan film ini. Namun, fokusnya tetap pada emosi manusia dan tekanan keluarga yang memengaruhi pengambilan keputusan.

Menurutnya, unsur horor hadir sebagai konsekuensi dari konflik batin dan pilihan-pilihan sulit yang dihadapi para karakter.

Alur cerita berpusat pada kehidupan rumah tangga Badri (Rio Dewanto) dan istrinya, Rusmiati (Putri Intan Kasela). Keduanya tetap memilih menikah meski dibayangi ramalan adat yang menyebutkan bahwa persatuan mereka akan membawa kesialan.

Tekanan semakin memuncak ketika keluarga besar mendesak agar mereka segera memiliki keturunan demi mematahkan ramalan tersebut, hingga memaksa Badri dan Rusmiati mengambil keputusan berat.

Putri Intan Kasela mengungkapkan bahwa karakternya merepresentasikan keputusasaan seorang perempuan yang terjepit oleh keadaan dan tuntutan lingkungan sekitar.

Pilihan yang diambil pasangan ini justru memicu rangkaian peristiwa misterius yang meneror warga di sekitar tempat tinggal mereka, menjadikan Kuyank sebagai film horor yang sarat emosi dan konflik kemanusiaan(*).