Bojan Hodak: Persib Tak Boleh Puas, Harus Lebih Gahar di Putaran Kedua Super League 2025/2026
Bandung : Meski berhasil menutup putaran pertama Super League 2025/2026 sebagai pemuncak klasemen, Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak menegaskan timnya tidak boleh berpuas diri. Pelatih asal Kroasia ini meminta anak asuhnya untuk tampil lebih gahar di putaran kedua demi menjaga takhta juara hingga akhir musim.
Walaupun menyandang status juara paruh musim, Hodak secara terbuka mengaku belum sepenuhnya puas dengan performa tim berjuluk Maung Bandung ini. Ada beberapa catatan merah yang menjadi perhatiannya, mulai dari kegagalan eksekusi penalti, konsentrasi yang buyar sehingga kerap kebobolan di menit-menit akhir, hingga tiga kekalahan yang diderita sepanjang putaran pertama. Hodak meyakini jika kelemahan-kelemahan tersebut bisa diperbaiki, Thom Haye dan kawan-kawan akan tampil jauh lebih mematikan.
Kendati demikian, ia tetap mengapresiasi posisi Persib yang saat ini merajai kompetisi domestik maupun Grup ACL 2. “Saya tidak bisa komplain, karena sejauh ini kami bermain dengan baik dan berada di posisi nomor satu, baik di liga domestik dan grup ACL 2. Ini pertanda bagus, tapi masih bisa lebih baik,” tegas Hodak yang dikutip dari laman resmi klub pada Kamis (15/1/2026).
Sesuai jadwal, Persib akan memulai petualangan di putaran kedua dengan menjamu PSBS Biak di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Minggu (25/1/2026). Manajemen menilai tim memiliki waktu yang cukup ideal untuk melakukan persiapan matang.
Saat ini, skuat Pangeran Biru tengah menikmati masa rehat sejenak. Setelah melakoni laga tensi tinggi kontra Persija Jakarta pada 11 Januari lalu, para pemain diberikan jatah libur selama empat hari untuk memulihkan kondisi fisik dan mental. Rencananya, seluruh penggawa Persib akan kembali berkumpul dan menjalani sesi latihan bersama pada Jumat (16/1/2026) guna mematangkan strategi menghadapi tantangan di sisa musim ini. Dengan evaluasi yang mendalam dan persiapan yang optimal, Bojan Hodak berharap Persib dapat tampil lebih konsisten dan dominan di putaran kedua, serta mampu mempertahankan posisi puncak klasemen hingga akhir musim.(*)

