Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Film ‘Sewu Dino’ Angkat Kisah Santet Seribu Hari

Karawang : Film 'Sewu Dino' merupakan film horor Indonesia yang kini kembali diperbincangkan seiring penayangan 'Janur Ireng' di bioskop sebagai film prekuelnya. Kehadiran 'Janur Ireng' mengungkap latar teror mistis dari thread X 'Simple Man' sebelum peristiwa utama dalam 'Sewu Dino' terjadi.
Aktris Mikha Tambayong dalam poster resmi film horor yang bersal dari sebuah thread X ‘Sewu Dino’ (Foto: Instagram/janurirengfilm)

Film 'Sewu Dino' berfokus pada kisah Sri, perempuan muda yang menerima pekerjaan membersihkan kutukan santet selama seribu hari penuh. Pekerjaan tersebut menempatkan Sri dan rekan-rekannya dalam situasi berbahaya karena ritual harus dijalankan tanpa kesalahan sedikit pun.

Cerita berkembang ketika Sri bersama Erna dan Dini ditugaskan merawat Dela yang menjadi korban santet mematikan. Tekanan batin dan gangguan gaib semakin meningkat ketika mereka menyadari aturan ritual mulai dilanggar secara tidak sengaja.

Mikha Tambayong memerankan tokoh Sri dengan karakter kuat dan emosional di tengah teror yang terus menghantui. Sementara itu, Givina Lukita Dewi sebagai Erna dan Agla Artalidia sebagai Dini menghadirkan dinamika ketakutan yang saling mempengaruhi.

Deretan pemeran lain dalam 'Sewu Dino' juga diisi aktor berpengalaman seperti Marthino Lio, Rio Dewanto, dan Pritt Timothy. Kehadiran mereka mempertegas nuansa kelam cerita serta konflik kekuasaan yang melibatkan praktik ilmu hitam berbahaya.

Sementara itu, prekuel 'Janur Ireng' mengambil latar waktu jauh sebelum 'Sewu Dino' dengan menyoroti asal mula kutukan yang mengerikan. Film tersebut mengikuti kisah Sabdo dan Intan yang terjebak konflik keluarga serta kekuatan mistis mematikan.

Film 'Janur Ireng' menceritakan Intan, seorang gadis muda yang hidup sederhana bersama kakaknya Sabdo. Hidup keduanya mendadak harus berubah setelah tragedi besar menimpa keduanya.

Rumah keluarga mereka terbakar habis, dan disitulah hadir paman mereka Arjo Kuncoro yang menawarkan bantuan. Tanpa disadari, bantuan tersebut justru menyeret Intan dan Sabdo ke dalam lingkaran ritual gelap berbahaya.

Film ini menelusuri asal-usul konflik serta misteri yang menjadi pemicu tragedi besar dalam semesta ‘Sewu Dino’. Sebagai film horor prekuel, karya ini sudah tayang di bioskop Indonesia sejak 24 Desember 2025.(*)