Indonesia–Aljazair Perluas Kerja Sama Pendidikan Tinggi dan Riset
Jakarta : Pemerintah Indonesia terus mendorong penguatan diplomasi pendidikan tinggi sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia dan daya saing global. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penjajakan kerja sama pendidikan tinggi antara Indonesia dan Aljazair.
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menerima kunjungan kehormatan Algeria–Indonesia Parliamentary Friendship Group di kantor Kemdiktisaintek. Rombongan diterima langsung oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Fauzan, untuk membahas peluang kolaborasi di bidang pendidikan tinggi, riset, dan pengembangan ilmu pengetahuan.
Dalam pertemuan tersebut, Wamen Fauzan menegaskan bahwa kerja sama internasional menjadi elemen penting dalam membangun sumber daya manusia unggul sekaligus memperkuat industri berbasis riset di Indonesia.
“Kami mendorong penguatan industri nasional melalui riset yang relevan dengan kekayaan alam dan potensi Indonesia. Kerja sama internasional, seperti pertukaran mahasiswa, visiting professor, hingga kolaborasi riset, menjadi bagian dari strategi tersebut. Kami berharap ini juga dapat dikembangkan bersama Aljazair,” ujar Fauzan.
Daya tarik pendidikan tinggi Indonesia di tingkat global terus meningkat. Hingga akhir 2025, tercatat lebih dari 8.000 mahasiswa asing dari berbagai negara menempuh pendidikan di Indonesia.
Angka tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan internasional terhadap mutu pendidikan tinggi nasional.
Delegasi Aljazair menyambut baik peluang kerja sama yang ditawarkan. Kepala Delegasi Kelompok Persahabatan Parlemen Aljazair–Indonesia, Mohammed Yazid Benhemouda, menyampaikan ketertarikan Aljazair untuk memperluas kolaborasi, khususnya di bidang teknologi, digitalisasi, energi, kesehatan, serta ilmu Islam dan syariah.
Ia juga mendorong peningkatan skema beasiswa antara kedua negara. Menurutnya, pertukaran mahasiswa dan akademisi dapat melahirkan generasi baru yang menjadi jembatan hubungan Indonesia–Aljazair di masa depan.
“Program beasiswa yang sudah berjalan memberikan dampak positif. Kami berharap ke depan akan ada kesempatan yang lebih luas bagi mahasiswa dan ilmuwan Aljazair untuk belajar dan melakukan riset di Indonesia,” ujarnya.
Kemdiktisaintek sendiri telah menjalankan berbagai program beasiswa internasional. Sejak 2006, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi meluncurkan Beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB) bagi mahasiswa asing.
Selain itu, sejak 2024, Kemdiktisaintek bekerja sama dengan Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional (LDKPI) meluncurkan The Indonesian AID Scholarship (TIAS), dengan Aljazair sebagai salah satu negara mitra.
Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Khairul Munadi, menyampaikan bahwa hingga 2024 terdapat belasan mahasiswa asal Aljazair yang menempuh pendidikan di Indonesia, dengan sebagian di antaranya masih aktif berkuliah.
“Kami akan memperluas penerima beasiswa internasional dan meningkatkan diseminasi informasi. Mobilitas mahasiswa, dosen, serta kerja sama antarkampus akan terus kami dorong untuk memperkuat ekosistem pendidikan tinggi,” katanya.
Selain kerja sama akademik, Kemdiktisaintek juga membuka peluang pengembangan kolaborasi antara industri Indonesia dan Aljazair ke arah pemberian beasiswa dan fasilitasi pembelajaran di bidang strategis.
Sejumlah perguruan tinggi negeri berbadan hukum juga telah menjalankan skema beasiswa internasional guna mendukung internasionalisasi kampus.
Hubungan Indonesia dan Aljazair sendiri telah terjalin sejak 1963 dan terus berkembang melalui berbagai perjanjian bilateral. Saat ini tercatat enam kerja sama perguruan tinggi antara kedua negara dengan skema university to university.
Melalui pertemuan ini, kedua pihak sepakat untuk menindaklanjuti pembahasan dalam pertemuan lanjutan guna merumuskan kerja sama yang lebih konkret.
Kemdiktisaintek berharap kolaborasi ini dapat memperkuat jejaring internasional sekaligus mendorong pendidikan tinggi Indonesia yang inklusif, kolaboratif, dan berdampak luas.(*)

