Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Ini Bedanya Tari Jaipong dan Yapong

Karawang:;Tari Jaipong dan tari Yapong sering dianggap sama karena memiliki kemiripan nama. Padahal, keduanya berasal dari daerah dan latar budaya berbeda.

Tari Yapong karya Bagong Kussudiardja (Foto: Tangkap layar Youtube/ Budayanira)

Tari Jaipong berasal dari Jawa Barat dan berkembang dalam budaya Sunda. Tarian ini pertama kali diciptakan oleh seniman Gugum Gumbira pada 1970-an sebagai bentuk revitaliasai seni tari Sunda.

Jaipong terinspirasi dari kesenian ketuk tilu, pencak silat, dan ronggeng. Gerakannya dinamis, ekspresif, dan menonjolkan kelincahan tubuh penari dan semangat masyarakat Sunda.

Sementara itu, tari Yapong berasal dari Betawi, Jakarta. Tarian ini diciptakan oleh seniman Betawi bernama Bagong Kussudiardja pada 1977.

Tari Yapong dibuat untuk merayakan ulang tahun Jakarta ke-450 pada tahun 1977. Nama “Yapong” sendiri berasal dari suara ya-pong dalam musik pengiringnya.

Tariannya menggambarkan suasana gembira menyambut tamu atau merayakan suatu acara. Gerakannya ceria, ritmis, dan melambangkan semangat penyambutan dengan budaya Betawi yang kental.

Perbedaan kedua tari ini juga terlihat pada musik pengiring masing-masing tariannya. Keduanya memiliki warna yang berbeda dalam musik.

Jaipong menggunakan gamelan amelan degung, rebab, gong, dan kendang, dengan tempo yang cepat dan ritmis.Sunda. Sedangkan Yapong diiringi musik Betawi dengan dominasi alat seperti rebana biang, rebana hadroh, atau rebana ketimpring, serta kadang dipadukan dengan elemen musik lain

Secara fungsi, Jaipong berkembang sebagai ekspresi budaya masyarakat Sunda. Yapong lebih sering ditampilkan dalam perayaan dan acara resmi Jakarta.(*)