KPID Jabar Bekali Generasi Z Agar Bijak Bermedia di Era Digital
Cimahi: Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat terus memperkuat literasi digital bagi Generasi Z sebagai upaya meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menyaring informasi di tengah pesatnya perkembangan media berbasis internet.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Nyemah Atikan Penyiaran bertajuk Beyond Broadcasting: Gen Z Content Trends yang digelar di Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani), Kota Cimahi, Senin 13 Juli 2026.
Ketua KPID Jawa Barat, Adiyana Slamet, mengatakan perkembangan teknologi digital telah mengubah pola konsumsi informasi masyarakat. Menurutnya, tantangan saat ini tidak hanya tingginya penggunaan media digital, tetapi juga semakin besarnya pengaruh algoritma platform digital terhadap cara berpikir dan perilaku pengguna, terutama Generasi Z.
"Literasi digital menjadi bekal penting bagi generasi muda agar mampu memilah informasi yang benar, memahami cara kerja media digital, serta tidak mudah terpengaruh oleh konten yang menyesatkan," ujar Adiyana.
Ia menambahkan, penguatan literasi digital perlu diimbangi dengan pembaruan regulasi penyiaran agar perlindungan terhadap masyarakat tetap terjaga di tengah konvergensi media.
Berdasarkan hasil survei terbaru KPID Jawa Barat, sebanyak 99 persen Generasi Z menggunakan media berbasis internet dalam aktivitas sehari-hari. Namun demikian, media penyiaran konvensional masih menjadi salah satu sumber informasi yang dipercaya masyarakat.
Data survei menunjukkan sebanyak 86,6 persen responden masih menonton televisi, sedangkan 56 persen masih mendengarkan radio, terutama untuk memperoleh informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Adiyana menegaskan, media penyiaran memiliki peran strategis sebagai penyedia informasi yang kredibel di tengah derasnya arus informasi di platform digital.
"Kemampuan memverifikasi informasi harus menjadi budaya baru di kalangan Generasi Z. Kami ingin mereka tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga pengguna media yang kritis, cerdas, dan bertanggung jawab," katanya.
Melalui kegiatan Nyemah Atikan Penyiaran, KPID Jawa Barat berharap Generasi Z semakin bijak memanfaatkan media digital, mampu menangkal penyebaran informasi yang menyesatkan, serta tetap menjadikan media penyiaran sebagai salah satu rujukan informasi yang tepercaya.(*)

