Selamat Hari Ibu, Ada Film Bagus ‘Bila Esok Ibu Tiada’ Dibintangi Christine Hakim, Kisah Realitas Keluarga
Karawang: Film ‘Bila Esok Ibu Tiada’ menjadi salah satu rekomendasi tontonan bermakna pada 22 Desember yang diperingati sebagai ‘Hari Ibu’ di Indonesia. Film ini mengajak penonton menghargai kehadiran seorang ibu melalui kisah keluarga yang emosional dan dekat dengan realitas sehari-hari.
![]() |
| Kelima pemeran utama film keluarga Indonesia yang berjudul 'Bila Esok Ibu Tiada' dalam poster resminya (Foto: Instagram/leopictures_official) |
‘Bila Esok Ibu Tiada’ merupakan film drama keluarga Indonesia yang diadaptasi dari novel populer karya Nagiga Nur Ayati. Film ini disutradarai Rudi Soedjarwo dan mengangkat tema pengorbanan, cinta, serta konflik dalam sebuah keluarga besar.
Cerita berpusat pada sosok Rahmi, seorang ibu yang harus membesarkan keempat anaknya setelah kehilangan sang suami. Dalam kondisi kesehatan yang menurun, Rahmi tetap berusaha menjaga keutuhan keluarga di tengah perbedaan karakter anak-anaknya.
Konflik keluarga mulai muncul ketika Ranika sebagai anak sulung mengambil peran dominan dalam mengatur kehidupan keluarga. Perbedaan pandangan hidup membuat hubungan antar saudara merenggang dan memicu pertengkaran emosional yang berkepanjangan.
Meski konflik terus berkembang, film ini menekankan ketulusan cinta seorang ibu yang tak pernah berkurang. Rahmi digambarkan sebagai sosok yang selalu mengutamakan kebahagiaan anak-anaknya dibandingkan kepentingan pribadi.
Film ‘Bila Esok Ibu Tiada’ dibintangi Christine Hakim sebagai Rahmi dengan penampilan akting yang kuat dan menyentuh. Deretan pemain lainnya antara lain Slamet Rahardjo, Adinia Wirasti, Fedi Nuril, Amanda Manopo, dan Yasmin Napper.
Sebagai tontonan reflektif di Hari Ibu, ‘Bila Esok Ibu Tiada’ dapat disaksikan melalui platform streaming Netflix. Film ini cocok ditonton bersama keluarga untuk menumbuhkan empati dan rasa syukur atas kehadiran seorang ibu.(*)

