Banjir di Jalur Utara, Stasiun Cirebon Padat Penumpang
Cirebon: PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 3 Cirebon membatalkan 28 perjalanan kereta api yang melintas wilayah operasionalnya akibat rel terendam banjir di jalur Semarang dan Jakarta.
Pembatalan tersebut berdampak langsung pada kepadatan calon penumpang di Stasiun Cirebon. Penumpukan terjadi seiring perubahan pola operasi perjalanan kereta api akibat genangan banjir di wilayah Daop 4 Semarang dan Daop 1 Jakarta.
Selain pembatalan, PT KAI juga mengalihkan tujuh perjalanan kereta api melalui jalur selatan untuk menghindari lintasan yang masih tergenang air.
PT KAI menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh calon penumpang terdampak serta memberikan opsi pengembalian tiket secara penuh. Meski demikian, sejumlah penumpang memilih bertahan di stasiun selama berjam-jam untuk menunggu keberangkatan kereta api berikutnya dibandingkan beralih ke moda transportasi lain.
Salah seorang calon penumpang, Ara Bela, mengaku tetap memilih menunggu kereta api karena perjalanan telah direncanakan sejak jauh hari.
“Kami kembali menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh calon penumpang yang terdampak. Selain pengembalian tiket penuh, penumpang juga dapat melanjutkan perjalanan menggunakan kereta api berikutnya dengan tujuan yang sama tanpa perlu melakukan pembelian tiket ulang. Menyatakan bahwa keselamatan penumpang tetap menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan operasional,” ujar Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, Selasa, 20 Januari 2026.
Hingga saat ini, PT KAI terus melakukan penanganan di sejumlah titik terdampak banjir guna memastikan keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api.(*)


