Sebentar Lagi Ramadan, Umat Muslim Jangan Lupa Qadha Puasa
Karawang : Kehadiran bulan suci Ramadan 1447 Hijriah semakin dekat bagi umat Islam di Indonesia. Menjelang bulan itu, umat Islam kembali diingatkan menunaikan ganti (qadha) puasa Ramadan.
Kewajiban ini berlaku bagi mereka yang masih memiliki utang puasa Ramadan pada tahun sebelumnya. Puasa qadha merupakan puasa pengganti bagi muslim yang meninggalkan puasa Ramadan karena sebab syar’i.
Adapun sebab tersebut, seperti sakit, bepergian jauh, haid, nifas, hamil, atau menyusui. Kewajiban qadha puasa Ramadan ditegaskan dalam syariat Islam, yang menandakan ibadah tersebut tetap harus ditunaikan meski waktunya berbeda.
Hal ini sebagaimana disampaikan dalam hadits Nabi Muhammad SAW.
عَنْ مُعَاذَةَ رضي الله عنه قَالَتْ: سَأَلْتُ عَائِشَةَ رضي الله عنها، فَقُلْتُ: مَا بَالُ الْحَائِضِ تَقْضِي الصَّوْمَ وَلاَ تَقْضِي الصَّلاَةَ؟ فَقالَتْ: أَحَرُورِيَّةٌ أَنْتِ؟ قُلْتُ: لَسْتُ بِحَرْورِيَّةٍ. وَلكِنِّي أَسْأَلُ. قَالَتْ: كَانَ يُصِيبُنَا ذلِكَ فَنُؤْمَرُ بِقَضَاءِ الصَّوْمِ وَلاَ نُؤْمَرُ بِقَضَاءِ الصَّلاَةِ. رواه مسلم
Artinya: "Dari Mu'adzah dia berkata, saya bertanya kepada Aisyah kenapa gerangan wanita yang haid qadha puasa dan tidak qadha shalat?. Maka Aisyah menjawab, apakah kamu dari golongan Haruriyah?. Aku menjawab, aku bukan Haruriyah, akan tetapi aku hanya bertanya. Dia menjawab, Kami dahulu juga mengalami haid, maka kami diperintahkan untuk mengqadha puasa dan tidak diperintahkan untuk mengqadha shalat. (H.R. Muslim).
Dalam praktiknya, puasa qadha ini dilakukan sebelum Ramadan berikutnya tiba. Waktu pelaksanaannya terbentang sejak bulan Syawal hingga akhir Syakban.
Agar sah, puasa qadha juga harus disertai niat yang jelas. Lafal niat puasa qadha Ramadan ini dapat dibaca dalam bahasa Arab atau atau artinya.
Niat tersebut menegaskan kesengajaan mengganti puasa wajib karena Allah SWT. Dalam praktiknya, puasa qadha dilakukan sebelum Ramadhan berikutnya tiba. Waktu pelaksanaannya terbentang sejak bulan Syawal hingga akhir Syaban.
Agar sah, puasa qadha harus disertai niat yang jelas. Niat puasa qadha dilakukan pada malam hari sebelum fajar.
Lafal niat puasa qadha Ramadhan dapat dibaca dalam bahasa Arab atau dipahami maknanya. Berikut ini niat puasa qadha Ramadan yang dapat dibaca:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى
(Nawaitu shauma ghadin ‘an qadhaa’i fardhi syahri Ramadhaana lillaahi ta‘aala.)
Artinya: Aku berniat untuk mengqadha puasa bulan Ramadhan di esok hari karena Allah SWT.
Selain niat, pelaksanaan puasa qadha memiliki ketentuan yang berbeda dengan puasa sunnah. Terdapat sejumlah tata cara khusus yang wajib diperhatikan agar puasa qadha dinyatakan sah.
Aturan ini menjadi pedoman agar puasa qadha tidak keliru dalam pelaksanaannya. Berikut tata cara puasa qadha sesuai tuntunan Rasulullah SAW.
1. Puasa qadha dilakukan sebanyak puasa yang ditinggalkan di bulan Ramadan.
2. Puasa qadha dilakukan di luar bulan Ramadan sampai bulan Syakban. Namun, lebih baik jika segera ditunaikan dan tidak menunda-nundanya.
3. Bagi yang melewatkan qadha puasa sampai Ramadan berikutnya, harus mengganti puasa dan fidyah.
4. Karena termasuk puasa wajib, qadha puasa Ramadan harus diniatkan pada malam hari sebelum fajar. Ketentuan ini berbeda dengan puasa sunnah yang masih dapat diniatkan pada siang hari.
5. Puasa dilakukan dari fajar hingga terbenam matahari, dan tidak dianjurkan menunda berbuka ketika waktunya tiba.(*)

