Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Mengenal Makanan Khas Ramadan dari Berbagai Negara di Dunia

Jakarta : Bulan Ramadan merupakan bulan suci yang paling ditunggu-tunggu oleh umat Muslim. Pada bulan tersebut, umat Muslim akan melaksanakan ibadah puasa selama sebulan penuh sebelum merayakan hari raya Idul Fitri.
Foto ilustrasi

Setiap negara di dunia memiliki tradisinya sendiri dalam menyambut bulan suci Ramadan. Selain tradisi, negara-negara di dunia ini juga memiliki makanan khas yang disajikan saat bulan Ramadan.

Di Timur Tengah, khususnya Turki, bulan Ramadan disambut dengan makanan khas yang disebut Künefe. Makanan penutup tersebut terbuat dari parutan filo pastry atau adonan semolina halus yang direndam dalam sirup gula manis.

Künefe disajikan dengan lapisan atas berupa krim, keju, atau kacang-kacangan. Di India, bulan Ramadan disambut dengan makanan seperti bubur yang berisi daging rebus, gandum, dan kacang lentil.

Makanan tersebut disebut Haleem, dimasak selama tujuh hingga delapan jam dan diaduk atau dipukul menggunakan tongkat seperti alu. Di Algeria, Chakchouka, telur yang direbus bersama tomat, minyak zaituun, paprika, bawang merah dan putih disajikan untuk menyambut bulan Ramadan.

Maroko menyambut Ramadan dengan sajian sup tradisional berisi tomat, kacang, buncis, rempah segar, rempah kering, dan daging. Makanan yang dinamai Harira ini disajikan dengan roti kering, irisan lemon, bua hara, dan chebakia, atau kue aroma air mawar madu.

Negara tetangga Malaysia juga memiliki makanan khas Ramadan yang disebut Bubur Lambuk. Makanan ini dibuat dari beras, santan, rempah-rempah, dan potongan daging.

Sementara itu, Nigeria menghidangkan Nasi Jollof saat bulan Ramadan. Hidangan ini terbuat dari nasi berbiji panjang, rempah-rempah, bawang Bombay, tomat, daging, dan sayuran yang disajikan dalam satu panci.

Yordania memiliki makanan penutup mirip pancake yang dilipat, diisi dengan krim atau kacang yang disebut Qatayef. Di Yaman, hidangan manis goreng yang mirip dengan jalebi bernama Zalabiya disajikan sebagai hidangan penutup saat Ramadan.

Hidangan lain datang dari Iran, yang berupa bakso khas dari kota Tabriz bernama Koofteh. Hidangan tersebut terdiri dari bakso daging besar dengan nasi, kacang polong kuning, dan bumbu-bumbu lainnya.

Di Turki, Yunani, Armenia, dan Libanon memiliki makanan unik berupa daun anggur isi yang disebut dengan Dolma. Hidangan tersebut berupa daun anggur yang diisi dengan sayur seperti paprika, kol, terong, tomat, dan daging cincang.(*)

Hide Ads Show Ads