Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Bogor–Depok–Jabar Bangun Underpass Citayam–Bojonggede Selasai 2027

Bogor: Kemacetan yang terjadi pada jam sibuk antara Citayam - Bojong Gede dan Depok terjadi puluhan tahun. Salah satu penyebabnya ada ruas jalan yang terpotong oleh jalur rel Commuterline jabodetabek yang mengharuskan mereka mencari jalan lebih jauh mensiasatinya.

Suasana kemacetan dan antrian melewati portal KRL di Bojong Gede saat jam sibuk yang kerap menjadi linimasa di Media Sosial

Untuk dapat menyiasati hamparan rel itupun sudah berulang kali diusulkan mulai dari rencana pembangunan fly over hingga pembangunan Underpass dengan berbagai kemungkinan dampak yang ditimbulkan. Ada kordinasi lintas sektoral yakni PT. KAI dan Pemerintah daerah terkait untuk mengambil langkah bersama menentukan jenis infrastruktur yang memenuhi kriteria dan kebutuhan warga masyarakat.

Akhirnya Bupati Bogor, Rudy Susmanto, bersama Wali Kota Depok dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) pembangunan Underpass Citayam–Bojonggede sebagai proyek strategis peningkatan konektivitas wilayah. Penandatanganan dilakukan dalam rapat para bupati dan wali kota se-Jawa Barat di Subang, Kamis, 5 Februari 2026.

Rudy menegaskan proyek ini merupakan wujud sinergi nyata antara Pemprov Jawa Barat, Pemkab Bogor, dan Pemkot Depok. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat dan mendorong pergerakan ekonomi kawasan. 

“InsyaAllah, dengan sinergi bersama, pembangunan Underpass Citayam–Bojonggede dapat diselesaikan pada tahun 2027. Ini menjadi komitmen kami untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” kata Rudy Susmanto.

Pada 2026, proses pembebasan lahan akan mulai dilaksanakan. Lahan di wilayah Kota Depok dibebaskan oleh Pemkot Depok, sementara lahan di Kabupaten Bogor, khususnya Kecamatan Bojonggede, ditangani Pemkab Bogor. 

Rencana pembangunan Underpass itupun menjadi bagian dari lanjutan pembangunan ruas jalan Bojonggede–Kemang. Selain underpass, Pemkab Bogor juga mendorong pembangunan Flyover Bojonggede–Kemang sebagai strategi jangka panjang mengurai kemacetan dan memperlancar mobilitas.(*)