Pemkab Bekasi Gelontorkan Rp60 Miliar Bangun Infrastruktur Muaragembong
Kabupaten Bekasi: Pemkab Bekasi menggelontorkan alokasi anggaran Rp60 miliar untuk pembangunan infrastruktur di Kecamatan Muaragembong tahun 2026 ini. Pembangunan infrastruktur tersebut meliputi jalan desa, jembatan dan sejumlah infrastruktur lainnya.
![]() |
| Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bekasi, Dwy Sigit Andrian dalam kegiatan Musrenbang di Kecamatan Muaragembong, Selasa, 10 Februari 2026. (Foto: Pemkab Bekasi) |
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bekasi, Dwy Sigit Andrian, infrastruktur yang akan dibangun merupakan proyek-proyek strategis. Yang diharapkan bisa dirasakan manfaatnya secara langsung oleh warga Kecamatan Muaragembong.
“Untuk wilayah Kecamatan Muaragembong di tahun 2026 ini mendapat alokasi terbanyak dibandingkan kecamatan lainnya. Dengan anggaran mencapai sekitar Rp60 miliar khusus Muaragembong,” kata dia, dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Tahun 2027 di Kantor Kecamatan Muaragembong, Selasa, 10 Februari 2026.
Ia menjelaskan hal tersebut merupakan komitmen Pemkab Bekasi dalam memberikan perhatian serius terhadap pembangunan di wilayah utara Kabupaten Bekasi. Sehingga pembangunan dapat sejajar dengan wilayah lainnya.
"Kita ingin Kecamatan Muaragembong ini kita kembangkan. Sehingga kecamatan ini bisa sejajar dengan kecamatan lain di Kabupaten Bekasi," katanya.
Ia mendorong keterlibatan aktif masyarakat, swasta dan seluruh stakeholder dalam mendukung pembangunan daerah. Sebab pembangunan di Kabupaten Bekasi melibatkan keterlibatan banyak pihak.
“Maka diperlukan kolaborasi dengan pihak lain untuk mendorong percepatan pembangunan. Kalau hanya berpangku pada APBD tentu tidak akan cukup,” katanya.
Sementara itu, Camat Muaragembong, Sukarmawan menyambut baik besarnya perhatian Pemerintah Kabupaten Bekasi terhadap wilayahnya. Ia berharap fokus pembangunan di wilayah utara terus ditingkatkan guna menyeimbangkan laju pembangunan antara wilayah utara dan selatan.
“Ini konsep pembangunan yang mengedepankan asas keadilan dan pembangunan yang merata. Sehingga hasil pembangunan di Kabupaten Bekasi dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat berbagai pelosok terutama baik di wilayah utara maupun selatan,” katanya.(*)
