Longboat Tenggelam di Halsel, Balita Meninggal-1 Penumpang Hilang
Halmahera Selatan: Sebuah Longboat yang mengangkut 59 penumpang tenggelam di perairan Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, Jumat 23 Januari 2026. Diketahui, Longboat merupakan perahu panjang yang biasa digunakan sebagai transportasi air utamanya di daerah sungai.
![]() |
| Tangkapan layar puluhan penumpang saat Longboat terbalik di perairan Halmahera Selatan, Jumat 23 Januari 2025 (Foto: Basarnas) |
Dalam insiden tersebut, seorang balita bernama Nurul Najwa (2) dilaporkan meninggal dunia. Sementara satu penumpang lainnya, Wildan (50), hingga kini masih dalam pencarian.
Kepala Basarnas Ternate, Iwan Ramdani, mengatakan berdasarkan data manifest yang dihimpun tim SAR, sebagian besar penumpang berhasil dievakuasi. Dari manifest yang didata oleh tim, terdapat 59 orang penumpang yang berada di Longboat.
"Dengan rincian 57 orang berhasil dievakuasi. Satu orang meninggal dunia dan satu orang masih dalam pencarian,” ujar Iwan dalam keterangannya, Jumat 23 Januari 2026.
Tim SAR gabungan telah melakukan upaya pencarian terhadap korban hilang hingga pukul 21.00 WIT malam. Namun, korban belum ditemukan sehingga operasi pencarian terpaksa dihentikan sementara.
“Pencarian dihentikan sementara karena kondisi di lapangan yang tidak memungkinkan dan cuaca kurang bersahabat. Operasi SAR akan dilanjutkan pada Sabtu besok pukul 06.00 WIT,” ujarnya.
Sebelumnya, Longboat tersebut dilaporkan tenggelam setelah dihantam gelombang tinggi di perairan depan Desa Bibinoi, Kecamatan Bacan Timur Tengah, Halmahera Selatan. Kapal diketahui bertolak dari Desa Babang menuju Desa Pigaraja sekitar pukul 14.00 WIT.
“Namun dalam perjalanan, Longboat menghadapi cuaca buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi yang mengakibatkan Longboat terbalik dan tenggelam,” katanya. Tim SAR masih akan melanjutkan pencarian korban hilang dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan keselamatan personel di lapangan.(*)


