Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Korban Longsor Cisarua Sebanyak 80 Bodypack Terevakuasi, SAR Tetap Lanjutkan Pencarian

Bandung : Tim SAR gabungan masih melanjutkan operasi pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, meski jumlah bodypack yang dievakuasi telah mencapai 80 kantong selama 10 hari terakhir. Keputusan melanjutkan pencarian diambil karena proses identifikasi korban oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jabar belum sepenuhnya selesai.
Tim SAR gabungan evakuasi korban longsor Pasirlangu Kecamatan Cisarua

Incident Commander (IC) Longsor Cisarua, Ade Zakir, menjelaskan bahwa satu identitas korban dimungkinkan berada dalam lebih dari satu kantung jenazah akibat kondisi jenazah yang tidak utuh. “Pencarian tetap dilanjutkan karena belum semua mayat teridentifikasi. Bisa saja dua kantung jenazah itu merupakan satu identitas,” kata Ade saat ditemui di Kantor Desa Pasirlangu, Senin 2 Januari 2026.

Menurut Ade, berdasarkan data awal, jumlah warga sipil yang tercatat sebagai korban longsor sebanyak 80 orang. Namun angka tersebut masih terus dicocokkan dengan hasil identifikasi resmi dari tim DVI guna memastikan jumlah korban secara pasti.

Ia menegaskan bahwa jumlah bodypack yang ditemukan tidak bisa langsung disamakan dengan jumlah korban meninggal. Oleh karena itu, fokus utama saat ini adalah menyelaraskan data warga yang dilaporkan hilang dengan hasil identifikasi forensik.

“Bodypack sudah mencapai 80, tapi yang teridentifikasi sebagai semuanya. Catatan kami warga itu 80, sehingga kami fokus mencocokkan data warga dengan hasil identifikasi DVI,” ujarnya.

Ade menambahkan, operasi pencarian akan terus dilakukan sesuai dengan masa perpanjangan yang telah ditetapkan, yakni hingga 6 Februari 2026. Tim SAR gabungan bersama Basarnas berkomitmen menyelesaikan misi kemanusiaan tersebut secara maksimal.

Bencana longsor yang terjadi pada Sabtu dini hari, 24 Januari 2026, itu berdampak pada 158 warga Desa Pasirlangu. Sebanyak 78 orang berhasil selamat, sementara 80 lainnya dinyatakan hilang dan diduga tertimbun material longsoran.(*)